Kamis, 12 Februari 2009

Siapa Dalang Pembakaran Di Australia?

Ada yang sempat bikin risih nih, walau sebenarnya ga perlu tapi gaya sebagian besar orang Australia yang mendeskritkan Muslim benar-benar membuktikan betapa selama ini negeri Kanguru itu terisolasi dari dunia luar. Bagi yang memahami permasalahan sebenarnya bisa dipastikan orang Australia itu "udik" bangets. Apa itu merupakan dampak dari kesombongannya untuk merasa lebih ekslusif dibanding bangsa-bangsa Asia begitu? Entahlah....Kalau yang terbunuh itu warga kulit putih mereka langsung berteriak-teriak "Muslim Penjahat" tapi giliran mereka diingetkan tragedi berdarah yang menimpa orang-orang Aborigin semuanya pada bungkam...kemana Mang???Mau terjun ke laut????...Mereka juga ga bakalan sudi kan dituduh "Nasrani Penjahat tuh bunuhin suku Aborigin"...

Fox Tuduh Muslim Dibalik Kebakaran Australia


Beberapa media yang terkenal anti-Islam memang seringkali menyangkutpautkan suatu masalah dengan Islam, meski tidak terdapat bukti yang cukup kuat untuk membuktikannya, termasuk dalam kasus kebakaran hutan Australia yang menewaskan ratusan orang. (SuaraMedia News)

Beberapa media yang terkenal anti-Islam memang seringkali menyangkutpautkan suatu masalah dengan Islam, meski tidak terdapat bukti yang cukup kuat untuk membuktikannya, termasuk dalam kasus kebakaran hutan Australia yang menewaskan ratusan orang. (SuaraMedia News)

AUSTRALIA (SuaraMedia) – Meski penyebab kebakaran raksasa hutan Australia di negara bagian Victoria yang memakan korban 131 tewas hingga saat ini belum diketahui pasti, namun beberapa media mengeluarkan tuduhan bahwa penyebab kebakaran tersebut merupakan tindakan pejuang Islam atau yang kerap disebut Jihadist.

Seperti yang Fox News laporkan dalam berita mereka bahwa para Jihadist dalam websitenya mengatakan merekalah yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Beberapa pihak juga sependapat dengan laporan media yang dianggap menyerang Muslim di dunia tersebut.

Steve Emerson Eksekutif Direktur Penyelidikan Terorisme mengatakan, “Kemungkinan hal ini dilakukan oleh kelompok Islam.” Namun hingga saat ini, segala tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan.

Sementara itu pemerintahan Australia terus mengadakan penyelidikan sumber utama kebakaran, dan akan mendakwa tersangka dengan dakwaan pembunuhan tidak berencana atau pembunuhan berencana.

Beberapa media yang terkenal anti-Islam memang seringkali menyangkutpautkan suatu masalah dengan Islam, meski tidak terdapat bukti yang cukup kuat untuk membuktikannya.

Muslim Australia yang diperkirakan berjumlah lebih dari 340.000, kerapkali mengalami diskriminasi, terutama sejak kampanye mantan presiden AS George W Bush untuk memerangi tindakan terorime paska tragedi 11 September.

Namun Badan kemanusiaan Muslim, Human Appeal International (HAI) Australia, mengimbau umat Muslim di negara itu agar ikut membantu para korban.

Keterangan yang dihimpun Antara di Brisbane pada Senin menyebutkan, HAI Australia meluncurkan upaya bantuan darurat kemanusiaan disebut Upaya Bantuan Kebakaran Semak Victoria bekerja sama dengan Dewan Islam Victoria (ICV). Kedua lembaga itu menjanjikan dana bantuan awal 20.000 dollar Australia untuk membantu korban. Warga Muslim ingin menyalurkan bantuan melalui HAI dapat menghubungi HAi melalui telepon 1300760155.

Kebakaran tersebut disebut-sebut sebagai kebakaran terburuk di Australia, diperkirakan sebesar dua kali London. Sebelumnya Australia juga pernah mengalami kebakaran pada 1983 yang tidak hanya menelan korban jiwa dan harta benda, tetapi juga menghancurkan sedikitnya 750 rumah dan 330.000 hektar hutan belukar. (Fox News /aljz/) dikutip oleh http://www.suaramedia.com


Beritanya hingga sekarang masih simpang siur sih tapi mungkin berita yang mengutamakan netralitas lebih bagus kali ya kalo dimuat juga di sini

Korban Meninggal Kebakaran Hutan Australia Mencapai 230 Orang

Korban meninggal akibat kebakaran hutan di sebelah tenggara Australia terus meningkat. Polisi Australia mengatakan sampai sekarang, kematian total kebakaran hutan di Negara Bagian Victoria telah naik menjadi 173 orang, diperkirakan angka kematian total akan naik ke- 230 orang. 750 rumah terbakar hangus. Kebakaran besar ini adalah kebakaran yang paling parah dan menelan korban yang paling besar dalam sejarah kebakaran di Australia.

9 Februari, polisi setempat mengatakan beberapa tersangka yang dicurigai membakar hutan telah ditahan oleh polisi, satu di antaranya adalah mantan sukarelawan pemadam kebakaran, dan yang lain adalah anak yang berumur 15 tahun. Polisi mengatakan bahwa sebagai akibat dari kekeringan suhu tinggi dan kondisi angin yang kencang, api masih sulit dikendalikan. diperkirakan bahwa jumlah kematian akan lebih banyak.

Menurut laporan media lokal, luas wilayah kebakaran hutan yang terkena dampak sebesar 330.000 hektar, lebih dari 750 rumah hancur. dua kota Marysville dan Kinglake yang dekat Melbourne hampir semua habis terbakar.

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd setelah memeriksa wilayah kebakaran mengatakan, korban penduduk setempat dan kerusakan harta benda sangat mengerikan. Ia mengatakan bahwa kebakaran besar ini adalah suatu tragedi yang paling menakutkan dan paling dahsyat bagi seluruh Australia.

Pihak berwajib mengirim puluhan ribu anggota pemadam kebakaran dan tentara untuk ambil bagian dalam memerangi api, mereka mencoba untuk memadamkan sekitar 25 titik kebakaran, di antaranya dua titik kebakaran telah dekat dengan wilayah timur laut kota Melbourne. Selain dari Negara Bagian Victoria, Australia Selatan dan New South Wales juga dilalap api.

Seperti Hiroshima Setelah Ledakan Bom

Chris Harvey sudah 22 tahun tinggal di Kinglake Melbourne, rumahnya telah terbakar habis. Ia berkata: "pada jalan menuju ke kota ada lima kendaraan tabrakan beruntun, semua mobil terbakar hangus." "Saya beritahu bahwa situasi di dalam pasti adalah pemandangan yang menyedihkan, kondisinya seperti Hiroshima setelah ledakan nuklir. Di Highway di mana-mana adalah jasad hewan. "dua anak perempuan Victoria dan Ali mengatakan seorang pengusaha lokal ketika keluarganya melarikan diri, kehilangan dua orang anak.

Victoria berkata: "Ia membawa dua anak dan menempatkannya di mobil, kemudian berbalik ke rumah mengambil barang, selanjutnya mobil terbakar, anak-anak akhirnya terbakar sampai meninggal di dalam mobil."

Kecepatan Api Tak Terbayangkan

Wilayah bencana besar dalam kebakaran dahsyat sekali ini adalah kota Marysville dan Kinglake dekat Melbourne, beberapa orang yang meninggal karena mencoba melarikan diri, namun tidak keburu dan terbakar di dalam mobil, dapat dilihat betapa dahsyatnya kecepatan api yang menjilat.
Korban yang selamat Hughes Ghali memberitahu harian "The Australian", pihak berwenang memberikan peringatan kepada warga, api menjalar dengan cepat, tetapi kata "cepat" samasekali tak dapat melukiskan kecepatan penyebaran api saat itu.

Hughes mengenang kembali, sore 7 Februari, dia berada di rumah yang terletak di sebelah timur laut Gunung St Andrews di Melbourne untuk memantau kondisi api dari kejauhan. Pada saat itu, ia yakin bahwa asap masih sangat jauh dari mereka. Namun tiba-tiba, di wilayah barat laut jarak 1 km darinya muncul nyala api dan asap tebal, kobaran api mengikuti angin menerjang ke arah dia. Untuk mencegah "mungkin kedatangan" api yang ia rasakan, Hughes ke samping rumah menggerakkan pompa kebakaran rumah, siap-siap menyemprotan di luar rumah untuk meningkatkan kelembaban eksternal. Pada saat itu, ia terkejut melihat api telah mencapai sebuah peternakan kecil di depan pintu masuknya. Meskipun rumput juga telah dipotong pendek untuk mencegah penyebaran api, tetapi nyala api masih menempel tanah dan melaju dengan cepat.

"Ketika saya menghabiskan waktu beberapa detik melaporan kondisi api, api telah membakar beberapa pohon yang hanya berjarak 50 meter dari rumah. Gelombang panas dan abu menghembus ke arah saya, seperti tanur tinggi yang terbuka lebar." Hughes mengatakan, "serangannya seperti serangkaian kereta yang lepas kendali, menit pertama anda masih bersiap-siap untuk melakukan sesuatu, menit kedua anda sudah sibuk memadamkan api di rumah, selanjutnya anda hanya dapat menyelamatkan nyawa anda sendiri... interval di antaranya bahkan tidak dapat dilukiskan dengan hitungan menit, itu seperti hitungan beberapa detik, kecepatan kobaran api sulit untuk dibayangkan, apalagi berbicara reaksinya bagaimana itu lebh sulit diungkapkan."

Dua Warga Australia Dituduh Menyulutkan Api

Pada 8 Februari malam polisi Australia mengkonfirmasi bahwa pemerintah pada awalnya tanggal 9 berencana menyiapkan sebuah kelompok kerja khusus untuk menyelidiki adanya kemungkinan tindakan menyulutkan api dalam kebakaran hutan ini.

Polisi Australia hari ini(10/2) mengatakan bahwa dua orang Australia telah dituduh dalam kejahatan menyulutkan api. Seorang pria berumur 31-an tahun telah dituduh menyulutkan api di pantai barat daya Wales di kawasan hutan perawan Peters Ridge Arson, kobaran api besar menyebabkan 495 acres daerah hutan perawan terbakar. Pria ini telah ditahan satu malam dalam penjara, ia akan muncul di pengadilan hari ini. Yang lain adalah seorang anak berumur 15 tahun, menurut infomasikan dia telah menyulut sebuah bahan peledak hingga menimbulkan sebuah fasilitas ledakan, dan menyebabkan kebakaran di Blue Mountains dekat Sydney. Anak pria ini setelah ditahan karena dituduh menyulutkan api akhirnya dilepaskan dengan jaminan, ia akan hadir dalam persidangan bulan depan. Tindakan kedua orang yang menyulutkan api tersebut tidak menyebabkan kematian, namun polisi mencurigai bahwa beberapa kebakaran besar di Victoria juga karena tindakan menyulutkan api.

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd hari ini mengatakan, penyulut api telah melakukan tindakan kejahatan pembunuhan skala besar. Ia berkata: "Hanya dengan pembunuhan skala besar untuk menggambarkan tindakan perilaku yang serius." Dia setelah melakukan inspeksi di wilayah kebakaran, berkata: "api neraka” yang liar dan kejam telah menelan masyarakat Negara Bagian Victoria."

Bencana kebakaran Australia yang lalu terjadi pada tahun 1983, di sekitar Victoria dan Australia Selatan, telah menyebabkan 75 orang meninggal dan 2.500 rumah habis terbakar.(lim)

Sumber: erabaru

Sebenarnya males banget sih ngekspos berita tentang negara Australia, tapi kalau inget trgedi mengerikan yang menimpa mereka rasanya jadi iba banget. Btw, kalau begini sih saya cuman bisa bilang "ikut berbela sungkawa" sebab kalau disuruh bantu dana..hehehe..maaf orang Australia kan udah lebih kaya dari kita ngapain minta ke kita??@alit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar