Rabu, 31 Desember 2008

Lebih dari 2 Triliun Ton Es Kutub Mencair

Es di Greenland yang kian menyusut karena pemanasan global

KOMPAS, Senin, 29 Desember 2008 | 16:20 WIB

LEBIH dari dua triliun ton es di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair sejak tahun 2003. Hasil pengukuran menggunakan data pengamatan satelit GRACE milik NASA itu menunjukkan bukti terbaru dampak dari pemanasan global.

"Antara Greenland, Antartika, dan Alaska, pencairan lapisan es telah meningkatkan air laut setinggi seperlima inci dalam lima tahun terakhir," kata Scott Luthcke, geofisikawan NASA.

Dari pengukuran tersebut, lebih dari setengahnya adalah es yang sebelumnya ada di Greenland. Selama lima tahun, es yang mencair dari Greenland tersebut mengalir ke Teluk Chesapeake dan mengalir ke laut lepas. Bahkan menurut Luthcke, pencairan es di Greenland akan berlangsung semakin cepat.

Mencairnya es di daratan sebenarnya tak berpengaruh langsung terhadap kenaikan muka air laut di seluruh dunia seperti mencairnya lautan beku. Pada tahun 1990-an, pencairan es di Greenland tidak menyebabkan peningkatan air laut yang berarti.

"Namun, saat ini Greenland turut meningkatkan setengah milimeter tingkat air laut per tahun," kata ilmuwan es NASA Jay Zwally. “Pencairan terus memburuk. Ini menunjukkan tanda yang kuat dari pencairan dan amplifikasi. Tidak ada perbaikan yang terjadi,” lanjut Zwally.

Para ilmuwan NASA mempresentasikan temuan baru mereka pada konferensi American Geophysical Union di San Fransisco minggu lalu. Dengan menganalisis perubahan iklim, secara umum para ilmuwan akan melihat yang terjadi beberapa tahun untuk menentukan tren secara keseluruhan.

***

Pemanasan Global kayaknya kian parah nih, kalau ga segera ditangani bersama-sama kayaknya bumi kian menuju kehancurannya nih....ngeriii ah...@alit

Selasa, 30 Desember 2008

Serangan Israel, Hendaknya Mempersatukan Umat Islam

SuaraMedia, Senin, 29 Desember 2008 22:20

Padang (Suaramedia) - Pencipta lagu religi Islam, H Haddad Alwi, berpendapat, terjadinya serangan Israel terhadap rakyat Palestina, hendaknya dijadikan momen mempersatukan umat Islam dan tidak bisa tinggal diam dengan tindak kekejaman itu.

"Kita berharap kejadian yang menimpah rakyat Palestina, hendaknya memperkuat persatuan umat Islam dunia. Kita mesti membantu apapun yang bisa dilakukan," kata Haddad Alwi di Padang, usai tabligh akbar dalam rangka menyemarkan 1 Muharram 1430 Hijriah di Lapangan Imam Bonjol Padang, Senin petang. Ia menyatakan, seharusnya kita malu sebagai umat Islam, karena selama ini belum mampu berbuat banyak buat mereka (masyarakat Palestina, red).

Menurut penyanyi lagu religi Islam, dengan album terkenalnya "Cinta Rasul" itu, atas kejadian yang menimpa rakyat Palestin, mestinya harus ada juga hari berkabung nasional.

Pada kesempatan tabligh akbar, Haddad juga mengajak ribuan umat muslim Kota Padang yang hadir untuk bertafakur sejenak sembari membaca surat Al-Fatihah untuk rakyat Palestina yang sedikitnya 200-an tewas akibat tindakan Israel.

"Saya mengajak muslim dan khususnya di Kota Padang, mari berdo`a untuk rakyat Palestina agar selalu diberi kekuatan oleh Allah SWT melawan kebiadan itu," katanya dengan suara lantang.

Selanjutnya, kepada keluarga korban Palestina agar diberi kesabaran dan kemenangan oleh Allah, SWT.

"Hendaknya para syuhada yang tewas dalam peperangan melawan kekejaman itu, ditempatkan oleh Allah, di Surganya," kata Haddad Alwi yang diamini ribuan umat muslim yang hadir pada tabligh akbar itu.(ant) (Sumber: Suaramedia.com)

SIAPA YANG PEDULI PALESTINA?

KOMPAS, Selasa, 30 Desember 2008 | 07:38 WIB

Oleh Zuhairi Misrawi

Tiga ratus warga Palestina di Jalur Gaza tewas dan seribu lainnya terluka. Itulah pelanggaran kemanusiaan terbesar di pengujung tahun 2008, yang telah mengentakkan dunia. Tidak tertutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah karena Israel masih akan melanjutkan serangannya dalam beberapa hari mendatang, baik melalui serangan udara maupun serangan darat.

Serangan Israel terhadap Gaza kali ini memberikan makna tersendiri bagi kalangan Muslim karena bertepatan dengan Tahun Baru 1430 Hijriah. Menurut Mahmud Mubarak (2008), serangan Israel kali ini meninggalkan luka yang amat dalam karena terjadi pada saat umat Islam merayakan Tahun Baru, dan atas dukungan dari negara-negara Arab lainnya, dan pihak Palestina juga.

Keputusan Israel menyerang Gaza sebagai sikap politik untuk menumpas habis jantung kekuatan Hamas. Saat ini Hamas merupakan musuh bersama karena mereka merupakan faksi politik terbesar yang diduga kuat akan memenangi pemilu yang akan berlangsung bulan depan. Oleh sebab itu, serangan Israel diduga kuat sebagai paket untuk melumpuhkan kekuatan Hamas menjelang pemilu yang akan menentukan arah politik Israel-Palestina pada tahun-tahun mendatang.

Hamas akan kian populer

Tentu, pihak Israel berharap Hamas tidak meraih dukungan yang signifikan dari rakyat Palestina pada pemilu mendatang. Caranya adalah dengan menangkap tokoh-tokoh kunci Hamas dan menciptakan psikologis terancam bagi kekuatan mereka di Gaza. Dengan demikian, pihak Fatah yang merupakan sahabat karib Israel dan Amerika Serikat dengan mudah dapat memenangi pemilu.

Meskipun demikian, Mahmud Mubarak, analis harian Al-Hayat, meragukan bahwa misi Israel kali ini berhasil, khususnya untuk meredam dan membendung kekuatan Hamas yang telah mengakar di Gaza. Alih-alih membabat habis kekuatan mereka, Hamas justru akan semakin populer. Sebagai kelompok yang terzalimi, itu justru akan memberikan dampak positif. Sejak dulu, dukungan kepada Hamas bukan menyusut, tetapi justru bertambah karena Hamas merupakan pihak yang mempunyai sikap tegas kepada Israel.

Di samping itu, dukungan dari masyarakat Arab kepada Hamas makin luas. Pemerintah dunia Arab makin terdesak antara mendukung Israel atau mendukung Hamas yang merupakan korban dari penyerangan brutal itu. Tidak bisa dielakkan bahwa para pemimpin dunia Arab akan tertekan, dan mau tidak mau harus memberikan dukungan kepada Hamas.

Masa depan Palestina

Terlepas dari itu semua, satu hal yang tak terpikirkan, baik oleh Israel, maupun Hamas adalah soal masa depan Palestina. Sikap antagonistik dan oposisional, Israel-Hamas, pada akhirnya akan menyulitkan Palestina. Di satu sisi, Israel menolak eksistensi Hamas, dan sebaliknya, di sisi lain, Hamas menolak keberadaan Israel.

Sikap kaku semacam itu sudah terbukti gagal. Sudah beberapa tahun ini tidak ada solusi yang adil bagi kedua belah pihak. Belum lagi intervensi dari pihak luar semakin memperumit hubungan Israel-Hamas. Sejumlah perundingan hanya berhenti di atas meja karena Hamas sebagai kekuatan penting di Palestina kerap diabaikan dalam upaya pengambilan keputusan.

Terlebih, harus diakui, konflik internal antara Hamas dan Fatah. Gagalnya perundingan yang dimediasi Liga Arab di Mesir baru-baru ini menggambarkan bahwa ketidakmampuan Hamas dan Fatah untuk membicarakan perihal masa depan Palestina. Jika di antara mereka tidak mampu mencari titik temu untuk kepentingan Palestina, bagaimana dengan pihak internasional? Oleh sebab itu, masalah Palestina pertama-tama sangat bergantung pada sejauh mana kedua faksi tersebut mampu mencapai kemufakatan tentang peta baru politik Palestina, terutama dalam kaitannya dengan Israel.

Pada masa lalu, Hamas yang dikenal sebagai faksi keras dan menggunakan jihad (perang) sebagai salah satu ideologi politiknya sebenarnya mempunyai wajah lain yang relatif moderat. Menurut Shaul Mishal dan Avraham Sela dalam The Palestinian Hamas, Hamas sebenarnya mempunyai pengalaman koeksistensi di tengah konflik, yaitu saat Hamas mau berdamai dengan Organisasi Pembebasan Palestina yang dipimpin mendiang Yasser Arafat. Mereka mempunyai doktrin, yaitu larangan berperang di antara sesama warga Palestina (hurmat al-qital al-dakhily).

Pada akhirnya, kepentingan Palestina harus diletakkan di atas segala-galanya. Termasuk bagi Israel yang sedang melancarkan serangan, bahwa apa yang mereka lakukan saat ini pada hakikatnya hanya menyusahkan warga sipil dan menambah penderitaan bagi Palestina. Serangan mereka kali ini hanya membangkitkan benih-benih radikalisme di Timur Tengah dan dunia pada umumnya.

Zuhairi Misrawi Ketua Moderate Muslim Society



****
Yup, saya setuju sekali nih. Momen seperti ini harusnya bisa menjadikan umat Islam makin erat bersatu. Sudah saatnyalah sekarang bangsa-bangsa Islam di seluruh dunia melupakan sejenak urusan "perut" dan "perhitungan untung"-nya sendiri. Islam punya OKI dan Islam punya hak untuk mempertahankan diri. Lalu kenapa kita tidak ingin melakukannya secara bahu membahu??

Lihat korban-korban peperangan di Palestina ini sejenak, jika anak-anak di Palestina kelak tumbuh menjadi orang-orang yang berhati "keras" siapakah yang patut disalahkan? Bisa-bisa seluruh umat Islam di dunia menanggung beban tanggung jawab dosanya karena tak pernah ada kata "solidaritas" untuk berusaha menghentikan peperangan ini dalam bentuk aplikasi nyata. Semuanya hanya serba "koar-koar" atau "manis dibibir". Apa gunanya "demonstrasi" sana-sini dan "kecam sana-sini" kalau tidak diikuti dengan tindakan nyata?? Ini mengerikan!!Mending diam di rumah, ga usah banyak omong saja, ikut mengumpulkan dana bantuan untuk beli obat-obatan, bahan makanan, dan lain sebagainya. Syukur-syukur kalau ada yang mau mengangkutnya ke Palestina kita bisa nitip. Atau lebih bagus lagi kita pakai strategi perang. Anak-anak, wanita dan orangtua warga Palestina untuk sementara diungsikan ke negara-negara Muslim yang aman. Siapa tahu kita juga diijinkan oleh Pemerintah menyediakan tempat penampungan bagi orang-orang Palestina yang barangkali saja ingin minta suaka, kita bisa menempatkannya di kantor Kepala Desa, Kantor Kecamatan, Kantor Kabupaten, Gedung Serba Guna atau apa githu kek, kalau memang kantor imigrasi sudah terlalu penuh dengan para pengungsi. Hitung-hitung sama-sama dapatnya githu lho. Sementara para Pemuda Palestina berjuang mempertahankan wilayahnya dengan darah mereka, Petinggi-petinggi Negara saling berdiskusi di OKI (karena mengharapkan PBB toh percuma saja) semaksimal mungkin, di sini kita bisa bantu berikan amunisi baru bagi para wanita dan calon-calon pejuang-pejuang masa depan....Mending lupakan sajalah dulu perbedaan mazhab atau aliran yang belakangan ini sudah terlalu sering dipolitisi untuk mengeruk keuntungan dirinya sendiri. Mau Syi'ah kek mau Sunni kek, mau Wahabi kek mau Salaf kek, mau NU kek mau Muhammadiyah kek terserah deh ga peduli. Yang penting sebaiknya, semua umat Islam sedunia bersatu saja deh....Yang penting keselamatan warga Palestina harus didahulukan dari apapun. Gunakan saja Hukum Perang dan Konvensi Hak Asasi Manusia (Convention of human Right, Magna Charta dll) untuk menyerang Politik Zionist kalau dunia internasional menolak pakai Hukum Syariah Islam. Titik!!

SEBAGIAN POTRET PEPERANGAN DI PALESTINA





Indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersidang secara formal guna mengeluarkan resolusi bagi Israel.Pada konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia telah mengirim surat secara resmi kepada Sesjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden DK PBB agar kedua lembaga itu mengeluarkan resolusi bagi Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza.
Tiga orang perwakilan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia segera berangkat ke Palestina untuk memberikan bantuan kepada rakyat Palestina.Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Departemen Kesehatan (Depkes) menyiapkan bantuan obat-obatan senilai Rp2 miliar kepada bangsa Palestina menyusul serangan Israel hingga mengakibatkan jatuhnya ratusan korban sipil maupun para pejuangnya.















@alit

Jumat, 19 Desember 2008

Anak Indigo....Menurutmu?

Artikel ini saya dapat ambil dari MyQuran, tanggal 12 September 2008:

Assalamu'alaykum

Selama ini saya pikir anak2 indigo cuma omong kosong. Tapi saya terkaget-kaget ketika KOMPAS melalui kompas.com memberitakan bahwa anak Indigo ada di Indonesia (check this out: http://kompas.com/read/xml/2008/09/12/11032987/annisa.mendadak.bicara.dalam.bahasa.inggris)

SURABAYA - Setelah selama ini hanya menyebarkan ilmunya lewat ceramah-ceramah dan kuliah Annisa Rania Putri kini mulai menjangkau lebih banyak orang. Bocah ajaib berusia 9 tahun itu menerbitkan sebuah buku yang berisi kumpulan tulisannya selama ini yang diberi judul Hope Is on the Way: Kumpulan Pesan Alam.

Rabu (10/9) malam, ditemani ayah-ibunya, Annisa mampir ke kantor Surya untuk berbagi cerita tentang bukunya (yang baru diluncurkan di Jakarta 29 Agustus) sekaligus melakukan tanya jawab dengan awak redaksi Surya yang penasaran dengan kelebihan Annisa.

Bocah yang menguasai bahasa Inggris, Arab, Korea, dan Belanda tanpa belajar secara formal itu memang memiliki daya linuwih, kemampuan supranatural. Ia bisa melihat hal-hal gaib yang tak bisa ditembus penglihatan orang awam. Ia bisa menjangka masa depan, menyembuhkan orang sakit, dan melatih meditasi orang-orang dewasa.

Bahkan, saat berusia 6 tahun, Annisa sudah merancang arsitektur sebuah bangunan megah berlantai empat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta.

"Buku ini berisi kumpulan ceramah dan kuliah saya di berbagai tempat dan waktu. I just fixed some of them (saya cuma memperbaiki beberapa saja) sebelum diterbitkan," tutur Annisa yang tak bisa berbahasa Indonesia.

Perihal bahasa ini, orangtua Annisa (pasangan dr Arwin SpKj dan Yenni Handojo) beberapa kali sempat miskomunikasi dengan anaknya itu.

"Suatu saat, karena beberapa kali kami sempat tidak menangkap bahasa Annisa, dengan polos dia berujar 'kenapa kok orangtua saya bodoh begini'," tutur Yenni yang tak pernah tersinggung tapi justru terhibur dan bersyukur memiliki anak Annisa yang dilahirkannya secara caesar di Jakarta pada 5 Juli 1999.

Meski masih anak-anak, buku Annisa jelas bukan untuk konsumsi anak-anak, apalagi anak seusianya. Bahkan, remaja pun belum tentu bisa mencerna pesan yang disampaikan Annisa dalam bukunya yang diterbitkan kelompok penerbit Gramedia itu.

Sebab, isi pesan-pesan dalam tulisan Annisa memang kelas berat, filosofis, dan mungkin baru bisa ditangkap oleh orang-orang dewasa atau yang sudah tercerahkan. Ia membahas, misalnya, tentang misteri kebijaksanaan, kasih, dan keadilan serta makna puasa.

Semua isi buku itu berasal dari 'pesan-pesan alam' yang bisa ditangkap Annisa kapan saja. Bisa tiba-tiba di sela-sela pembicaraan dengan orang lain, tapi kerap di keheningan malam.

"Kalau sedang mendapat 'pesan alam', tangan Annisa biasanya bergerak mencoret-coretkan 'pesan alam' itu atau bibirnya seperti mengucapkan sesuatu. Hurufnya tak bisa dipahami orang lain kecuali ia sendiri," kata Yenni.

Kelebihan Annisa sudah diakui banyak pihak. Wapres Jusuf Kalla pernah mengundangnya, berbagai universitas terkenal telah memintanya untuk memberi ceramah, dan sebuah majelis taklim yang beranggotakan orang-orang kelas menengah atas di Jakarta kerap mengundang Annisa.

Bocah itu juga memberi pelatihan dan konsultasi pada beberapa kelompok meditasi di ibu kota. Kalau sampai sekarang Annisa belum bersekolah, bukan bebarti orangtuanya membiarkannya. "Tapi, ketika sekolah di dalam kelas justru gurunya yang belajar dari Annisa. Ia kemudian tak mau sekolah," ucap Yenni.

Kemampuan berbahasa Inggris Annisa pun diperoleh secara alamiah. Setelah mulai bisa bicara saat berusia setahun lebih, tiba-tiba Annisa sudah cas cis cus dalam bahasa Inggris. Tentu orangtuanya bingung karena bahasa Inggris bukanlah bahasa sehari-hari mereka.

Keanehan lain, ketika belum lancar bicara, saat diajak menjenguk neneknya yang sakit, Annisa bilang "kembang" dalam bahasa Inggris. Tak berapa lama, neneknya meninggal. Kembang tadi tampaknya isyarat kematian.

Saat ditanya Surya apa cita-citanya, Annisa bilang ingin menjadi pengacara (lawyer). Terakhir, ketika agak bergurau Surya bertanya apakah kantor Surya "bersih", Annisa menjawab, "Yang ada makhluk putih, bukan hitam. Tidak apa-apa, mereka baik, pelindung."

Ibunya, Yenni Handojo, yang memperhatikan gerak-gerik anaknya itu beberapa kali berujar, "Annisa, Annisa...." ida/sko


ABI


====================================================

Bagaimana pendapat kalian?

Secara logika, ndak mungkin khan ada anak yang ngga pernah pegang buku pelajaran bahasa inggris tiba2 jago ngomong bahasa inggris? arab? korea???

****

Agaknya sebagian besar orang masih belum bisa mempercayai bahwa disamping dunianya yang kasat mata, ternyata masih ada kehidupan lainnya. Tapi seperti yang pernah saya postingkan di salah satu blogger mengenai masalah Annisa ini, pada dasarnya saya kurang setuju nih kalo ada orang yang berkomentar kalau Annisa adalah hasil renkarnasi dari jiwa yang pernah hidup di masa lalu. Kalo dapat “ilham” dari Allah lhaaa..itu baru saya percaya. Disamping itu, di dunia ini juga hidup yg namanya golongan makhluk bernama Jin. Dan walaupun golongan yang satu ini ga pernah keliatan bagi org normal, tapi saya tahu dg pasti dan tahu betul gimana rasanya bagi anak-anak Indigo makhluk2 lain ini bisa berada lebih dekat ketimbang keluarga/sahabat2-nya sendiri. Dari mulai ditemani tidur semalaman, ditungguin waktu mandi sampai beraktifitas sehari-hari pun ditungguin juga. Pengaruhnya bagi si anak indigo sangat besar, kalo ga kuat si anak bisa sakit2an terus. Bahayanya, kalo Jin-nya ini “jahat” pengaruhnya bisa jelek, tapi kalo “baik” sih masih ga begitu masalah. Kadang2 dari Jin -apalagi kalo dia pinter- inilah anak-anak mendapatkan ilmu tambahan (kayak bahasa Inggris, bahasa korea bahkan filsafat).

Tapi kemampuan berkomunikasi antar dunia yang berbeda ini pada masing-masing anak berbeda-beda, ada anak yang sangat kuat menahan gelombang perbedaan itu sehingga berpengaruh juga pada kecerdasan IQ-nya. Namun ada juga yang lemah, sehingga anak-anak indigo ini mudah sakit-sakitan dan bahkan ada yang sampai mengalami kesurupan berulang-ulang. Yang pasti baik anak-anak indigo yang kuat maupun yang lemah sama-sama memiliki kemampuan, yakni sanggup melihat dan mengetahui apa-apa yang tak tampak mata kasar. Kesulitannya, mereka banyak yang menderita secara psikologis karena kemampuan istimewanya ini justru membuatnya dianggap aneh oleh orang-orang normal. Kalau sudah sampai di titik nadir, paling-paling mereka cuman bisa menyesali diri, "mengapa semua orang ga bisa percaya?". Kalau berdasarkan pengalaman pribadi saya sih, paling-paling saya pernah nangis semalaman karena dianggap "mengada-ada". Tapi bersamaan dengan bertambahnya usia sekarang sih saya sudah ga pernah nangis lagi..hehehe...

Cukup dinikmati saja-lah hidup ini...@alit

Lagu BUNDA

Sebentar lagi warga Indonesia bakal merayakan Hari Ibu nih. Pada inget ga nih tanggalnya? Tanggal-nya 22 Desember. Btw, tuk Ibu-Ibu se-Indonesia saya hadiahi lagu Bunda dari Melly Goeslow yah...Lagu ini kadang-kadang suka bikin saya tiba-tiba pingin menangis, apalagi kalo pas berjauhan sama Mami, jadi kangeeeen...(-alit-)

***

BUNDA

kubuka album biru
penuh debu dan kusam
kupandangi semua gambar diri
kecil bersih belum ternoda

pikirkupun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang
tentang riwayatku

kata mereka diriku selalu dimanja
kata mereka diriku selalu ditimang

nada nada yang indah
selalu terurai dariku
tangis anak dari bibirku
takkan jadi deritamu

tangan halus dan suci
telah menangkap tubuh ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela diberikan

kata mereka diriku selalu dimanja
kata mereka diriku selalu ditimang

oh bunda ada dan tiada dirimu
kan selalu ada didalam hatiku

Lirik: Melly Goeslow

Minggu, 14 Desember 2008

TERAPI DO’A UNTUK PEMULIHAN PECANDU

Terapi Islam merupakan suatu ajakan kepada para penyalahguna narkoba, ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), para pengidap pengguna psikologis (gelisah, frustasi, cemas, bersedih hati, emosi tidak stabil, putus asa, hidup tanpa tujuan, gangguan kepribadian, dan sebagainya) dan segenap umumat Nabi Muhammad SAW, untuk menjadikan Islam sebagai modalitas terapi.

Ajaran Islam yang umumnya seperti sholat, sholat berjamaah, puasa, wudhu, bersiwak, memakai wewangian, membaca Al-Qur’an, dzikir, sholat tahajud, dan sebagainya telah dilakukan banyak riset oleh para pakar kesehatan di berbagai negara termasuk Indonesia. Hasilnya, segala yang diperintahkan dalam agama Islam berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan mental serta kesehatan lingkungan hidup sedangkan segala yang dilarang adalah karena dapat merusak tubuh, jiwa, sistem imun, sistem sensor, akal, dan sebagainya.

Terapi Do’a

Larry Dossey, MD. seorang dokter yang lebih terkenal karena bukunya yang berjudul Recovering the Soul, pandangan dunianya yang ilmiah itu menjadi goncang setelah ia praktek bertahun-tahun dan akhirnya menemukan bukti ilmiah bahwa do’a mempunyai kekuatan menyembuhkan.

Terbitlah bukunya yang berjudul Healing Words, yang dalam pengantarnya diakatakan bahwa dengan memasukkan seni penyembuhan yang memperhatikan segi-segi spiritual ke dalam ilmu kedokteran, buku ini akan membuka jalan menuju “suatu ilmu kedokteran yang lebih efektif dan sekaligus lebih manusiawi, suatu ilmu kedokteran yang berfungsi dan lebih baik”. Seperti umumnya orang yang menyelesaikan pendidikan kedokteran, Larry Dossey pada awalnya juga menganggap do’a adalah tak ubahnya seperti takhayul.

Mereka yang tidak percaya akan do’a pada umumnya menganggap bahwa penelitian-penelitian yang dilakukan untuk menunjukkan bukti kemanjuran do’a itu metodologinya payah, rancangan dan pengamatannya jelek, sehingga hasilnya berupa khayalan belaka. Tetapi, ternyata tidak demikian. Hingga tahun 1993, para peneliti telah melakukan studi terkontrol sebanyak 131 kali (Healing Reserach), bahkan ada yang telah menggunakan rancangan tertinggi, Double Blind Randomized Control Trial. Lima puluh enam kajian ini memperlihatkan hasil-hasil yang signifikan secasra statistik pada P lebih kecil 0,01 sebanyak 21 studi memperlihatkan signifikansi P lebih kecil 0,5. Percobaan-percobaan ini berkaitan dengan pengaruh-pengaruh penyembuhan do’a terhadap enzim, sel, ragi, bakteri, tumbuhan, binatang, dan manusia. Apabila masih dipertanyakan mutunya, maka jawabnya, 10 diantaranya adalah disertasi doktor, 2 tesis magister, sisanya terpublikasikan dalam jurnal-jurnal kedokteran ternama.

Larry Dossey mengajukan beberapa kecenderungan masa depan bahwa apabila konsep non lokal sudah diterima maka do’a/aktifitas ibadah akan diakui sebagai suatu kekuatan ampuh dalam ilmu kedokteran dan akan menjadi bagian dalam arus utama kedokteran. Aktifitas. Aktifitas ibadah akan menjadi baku dalam praktek kedokteran ilmiah pada kebanyakan komunitas kedokteran. Penggunaannya akan semakin meluas, sehingga untuk tidak menyarankan penggunaan do’a sebagai bagian integral perawatan medis pada suatu hari akan merupakan kesalahan pengobatan medis.

Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater, Guru Besar Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Doktor di bidang Narkoba mengungkapkan selain terapi medis, sholat, berdo’a dan berdzikir dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HIV/AIDS.

Silahkan baca juga buku : Do’a dan Dzikir sebagai Pelengkap Terapi Medis karya Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Hidup Sehat dengan Dzikir dan Do’a karya Syaikh Muhammad Bayumi, Rahasia Kekuatan Do’a karya Asep Rohidin, Meraih Kesembuhan dengan Do’a karya Ibrahim Muhammad Hasan al-Jamal dan lain-lain.

Terapi Sholat Tahajud

Anda mempunyai penyakit yang sulit disembuhkan, lupakan obat, lakukan sholat tahajud. Sebagaimana terungkap dalam buku “Terapi Salat Tahajud” karya Dr. Moh Sholeh, terbukti secara akademis dan medis, sholat tahajud mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Shalat Tahajud yang dijalankan dengan penuh kesungguhan, khusyuk, tepat, ikhlas, dan kontinu diduga dapat memnumbuhkan persepsi dan motivasi positif dan mengefektifkan coping. Dan respons emosi positif (positif thinking), dapat menghindarkan reaksi stress.

Dr. Agustini, SpPK seorang dokter dan dosen fakultas kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang mengemukakan, “Setelah mendapatkan pelatihan salat tahajud secara benar dari pak Sholeh, Alhamdulillah penyakit saya hilang dan saya tidak lagi tergantung pada obat”.

Sementara itu, Dr. Quraish Shihab seorang Ulama mengakui bila waktu yang paling ia sukai untuk menuntaskan karya-karya tulisnya adalah waktu sebelum shubuh dan kemudian dilanjutkan sejenak setelah shalat shubuh.

Tentu saja, setelah ia mengerjakan shalat tahajudnya. “Itu waktu yang saya sukai karena selain tenang dan sepi, ada kesegaran yang tak kita peroleh bila dikerjakan siang hari,” ujarnya.

Sedang Ny. Hartati pekerjaannya wiraswasta, pemilik dan desainer dari Visi Furniture, Yogyakarta ini selalu mendesain berbagai produk perabot rumah tangga seperti meja, kursi, bufet, almari, tempat tidur, hiasan dinding, gebyok, lampu, pot bunga, antara pukul 03.00 – 04.00 WIB selepas tahajud. Dalam satu jam tersebut ia dapat membuat sekitar 10 desain yang selalu berbeda dengan desain yang sudah ada sebelumnya. Desaini ekslusif yang hampir semuanya dibuat setelah sholat tahajud itu banyak disukai oleh konsumen, baik asing maupun Indonesia sendiri.

“Saya selalu membuat desain ekslusif dengan menonjolkan motif asli Indonesia, seperti Jawa, Bali, Lombok, dan lain-lain. Dan, ini ternyata disukai oleh orang asing maupun orang Indonesia senidri,” ungkap Tatik.

Uniknya, walaupun ruang pamernya tidak berbeda di tengah kota Yogyakarta, melainkan di Dusun Mudal, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kebanyakan konsumen berasal dari luar kota dan dari Jakarta. Sekitar 80 persen produk untuk konsumen lokal dan sisanya diekspor.

Menurut pengakuan Andi Utama seorang karyawan swasta, sholat tahajud sangat kuat dalam mendorong pencapaian keinginan. Dulu, ketika mau masuk Universitas negeri di mana persaingan ketat, selain belajar keras dia juga tak lupa selalu tahajud tiap malam. Ketika tes penerimaan tiba, dia merasa tenang dalam mengerjakan soal dengan tenang dan merasa yakin bisa mengerjakan, sekaligus merasa yakin juga akan diterima. Sebulan kemudian, ternyata keinginan masuk Universitas ternama itu terkabul.

“Saya yakin itu salah satunya karena saya rajin Sholat tahajud”. Pengalaman tersebut berulang ketika setelah lulus kuliash dan kemudian mencari pekerjaan. Ketika mencari pekerjaan ratusan surat lamaran dikirim, bersamaan dengan itu sholat tahajud juga tidak pernah terlewatkan. Dan tak lama kemudian, kata Andi, dirinya memperoleh pekerjaan sesuai dengan keinginan.

Sebagai perbandingan silahkan baca juga buku terapi sholat tahajud karya dr. Moh. Sholeh, keajaiban sholat tahajud karya Ahmad Mu’arif, dan lain-lain.

Terapi Bersiwak

Siwak merupakan alat untuk membersihkan mulut (sama halnya dengan sikat gigi dalam istilah sekarang). Siwak berasal dari tumbuhan yang mengandung beberapa bahan kimawi, yang mempunyai spesialisasi dalam membunuh kuman-kuman dan mempunyai efek pencegahan.

Universitas Minnesota Amerika, dalam risetnya menemukan bahwa orang-orang muslim kulit hitam yang mempergunakan siwak, memiliki gigi dan gusi yang lebih sehat bila dibandingkan dengan orang-orang yang mempergunakan sikat gigi biasa. Para dokter gigi di London mengakui adanya pengaruh positif siwak terhadap kebersihan gigi, serta manfaat yang menakjubkan dari siwak yang mampu menangkal berbagai penyakit.

Oleh: M. Yusuf Taujiri
Koordinator dan Penyusun Program Islam Therapi

SUMBER: BNN, 12 Desember 2008

Tambahan Tentang Siwak

"Ana harus rajhin..rajhin...bersyiwaakk..
sufaya thak fau naghaa.."

Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, seperti :

  • Antibacterial acids, seperti astringents, abrasive dan detergents yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi. Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.
  • Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.
  • Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap.
  • Enzim yang mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi. Plaque juga merupakan penyebab utama tanggalnya gigi secara premature.
  • Anti decay agent (Zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan. Selain itu siwak juga turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih, dimana saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.
Sebuah penelitian terbaru tentang ‘Periodontal Treatment’ (Perawatan gigi secara periodik/berkala) dengan mengambil sample terhadap 480 orang dewasa berusia 35-65 tahun di kota Makkah dan Jeddah oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University, Jeddah, menunjukkan bahwa Periodontal treatement untuk masyarakat Makkah dan Jeddah adalah lebih rendah daripada studi yang dilakukan terhadap negara-negara lain, hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan siwak berhubungan sangat erat terhadap rendahnya kebutuhan masyarakat Makkah dan Jeddah terhadap ‘Periodontal Treatment’.

Penelitian lain dengan menjadikan bubuk siwak sebagai bahan tambahan pada pasta gigi dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak menunjukkan bahwa prosentase hasil terbaik bagi kebersihan gigi secara sempurna adalah pasta gigi dengan butiran-butiran bubuk siwak, karena butiran-butioran tersebut mampu menjangkau sela-sela gigi secara sempurna dan mengeluarkan sisa-sisa makanan yang masih bersarang pada sela-sela gigi. Sehingga banyak perusahaanperusahaan di dunia menyertakan bubuk siwak ke dalam produk pasta gigi mereka. WHO pun turut menjadikan siwak termasuk komoditas kesehatan yang perlu dipelihara dan dibudidayakan.

SUMBER: http://forum.dudung.net/index.php?topic=2813.0

@alit

Jumat, 05 Desember 2008

Dikira Taliban, NATO Bantai 200 Domba

Kabul, CyberNews. Sekumpulan domba di provinsi Laghman, Afghanistan, dibantai helikopter NATO yang menyangka hewan itu sekawanan pejuang Taliban.

Kantor berita RIA Novosti, yang mengutip sumber-sumber di gubernuran setempat, menyebutkan peristiwa itu berlangsung Rabu malam di dekat kota Mehtar Lam. RIA Novosti mengutip keterangan polisi lokal bahwa helikopter-helikopter NATO melepaskan beberapa tembakan hingga lebih dari 200 domba milik warga setempat terbantai.

Sumber di gubernuran mengatakan pasukan NATO itu mengaku sedang mengincar Taliban. NATO (pakta pertahanan Atlantik Utara) belum memberi komentar atas hal itu.

Jika NATO terbukti membantai ternak-ternak tu, pemerintah setempat akan menuntut pilot-pilot NATO membayar ganti rugi kepada para gembala sebesar 50 ribu dolar (sekitar Rp600 juta). Harga satu domba antara 200 dolar hingga 300 dolar tergantung ukurannya.

Pemerintah Afghanistan semakin kritis terhadap pasukan AS seiring banyaknya korban di pihak sipil. Pada tanggal 3 November, pasukan koalisi melakukan serangan udara dan darat yang membunuh 37 warga sipil di suatu pesta pernikahan di provinsi Kandahar. Pasukan AS menyebut tindakan itu mereka lakukan untuk membalas serangan dari kelompok bersenjata.(Sumber: http://www.suaramerdeka.com)

"Mbeeek...Amfun..amfun..ane inhi Domfba bukhannya anggotha Taliban"

Kamis, 04 Desember 2008

TIPS MEMILIH HEWAN QURBAN

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tatkala memilih hewan kurban, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Pilih Hewan Kurban yang cukup umur.Kriteria umur : Kambing dan Domba 12-18 bulan,Sapi dan Kerbau 22 bulan Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui umur ternak antara lain adalah melihat catatan kelahiran ternak tersebut, yaitu dengan bertanya kepada pemiliknya, atau dapat dilihat dari gigi ternak tersebut. Jika gigi susunya telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), itu menandakan ternak tersebut (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 22 bulan.
  • Pilih Hewan Kurban yang Sehat.
  1. Secara fisik memilih hewan kurban seperti sapi, kambing dan domba bisa melihat aktivitasnya. Bila pergerakannya aktif saat didekati itu berarti hewannya sehat. Gerak/temperamennya bebas, lincah, kuat, bersemangat, tidak pincang, tidak gelisah, dan selera makannya bagus.
  2. Rambut atau bulunya halus, mengkilap, tidak rontok, tidak mengalami kebotakan, tidak berdiri,tidak ada perubahan warna, tidak dihinggapi parasit kulit (caplak, tungau, kutu, dll.).
  3. Matanya bersinar dan jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air (eksudat), tidak berwarna merah (yang berarti juga tidak sedang terjadi perdarahan), dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang.Bila ditemukan mata hewan ternak yang beleken dan keruh, itu berarti sedang sakit.
  4. Bentuk tubuhnya harus standar. Pengertian standar untuk sapi dan kerbau, tulang punggungnya relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal. Postur tubuh ideal yang dimaksud, misalnya kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan leher seimbang.
  5. Selain itu, dapat pula dilihat pada bagian mulut. Apabila mulutnya basah sekali sehingga air liurnya banyak keluar, atau tampak di mulutnya terdapat bintil-bintil berwarna merah, tentu hewan tersebut harus diwaspadai, mungkin mengidap penyakit. Adapun ternak yang cacat adalah karena salah satu bagian dari tubuhnya hilang atau rusak, misalnya tanduknya patah sebelah, tulang kakinya patah. Sikap berdirinya tegak, kokoh, kuat, dan bertumpu pada keempat kaki.
  6. Hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan. Selaput lendir hidung berwarna merah terang.
  7. Mulut dan gusi bersih, tidak ngiler, tidak mengeluarkan eksudat, tidak menganga, dan tidak ada bercak-bercak perdangan.
  8. Celah kuku bersih, tidak ada luka, tidak ada peradangan, tidak ada pembengkakan.
  9. Kulitnya lentur/elastis, tidak ada penebalan, tidak ada bisul, tidak ada luka.
  10. Bagian pangkal hingga ujung ekor bersih, licin, kering. Bulu ekor lebat, bersih, dan kering.
  11. Bagian dubur/anus bersih, kering, dan tidak menunjukkan tanda-tanda diare (mencret).
  12. Hati-hati dalam memilih hewan ternak saat musim hujan. Sebab hewan rawan terkena diare dan cacingan.Biasanya pada hewan yang cacingan kulitnya terlihat kusam dan badannya kurus.
  13. Agar tidak membeli hewan ternak yang kulitnya mengalami korengan. Itu berarti hewan tersebut mengalami penyakit kulit sceabie
(sumber: http://www.ikasmanca.com)

Ada satu jenis penyakit yang paling perlu diwaspadai sebelum membeli hewan kurban, yakni penyakit antraks. Sebelum membeli, ada baiknya kalau kita benar-benar waspada mengingat dampaknya sangat buruk bagi kesehatan manusia. Memang agak sedikit sulit membedakan hewan yang terkena antraks dan yang sehat, namun demikian jika kita menemukan hal-hal yang mencurigakan pada hewan ternak yang hendak dibeli untuk hari raya kurban nanti kita bisa lebih mawas diri.

Adapun ciri-ciri hewan ternak yang terkena antraks diantaranya adalah:
  1. suhu tubuh tinggi,
  2. tidak mau makan,
  3. hewan mengeluarkan darah dari hidung, mata, dubur, dan kuping saat mati.
Pada hewan ternak yang terkena antraks akan terbentuk spora dalam darahnya. Apabila daging hewan ternak yang terserang antraks tidak diproses dengan benar, maka spora antraks akan tetap ada dan akan hidup pada manusia yang mengonsumsinya. (sumber: suaramerdeka.com)

Dr H Faisal Amri SH, pimpinan Rumah Sakit Siti Asiyah Bumiayu, menyatakan terdapat tiga macam gejala klinis penyakit antraks yang menimpa manusia.

Pertama adalah penderita yang terjangkit kuman antraks melalui pernapasan. Pada penderita ini penyakit diawali dengan tenggorokan kering. Dalam hitungan jam, muncul sesak napas secara tiba-tiba, diikuti peluh keringat, dan kulit membiru. Pada stadium ini berarti kuman penyebab penyakit antraks telah seminggu hidup dan berkembang biak dalam tubuh penderita. Jika tidak segera ditangani, dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam, penderita dapat mengalami kekurangan oksigen dan meninggal.

Kedua, penderita yang terkena penyakit antraks melalui kulit. Gejala awal yang muncul pada penderita ini adalah gatal-gatal merah pada kulit. Kulit terlihat seperti melepuh.

Ketiga, penderita yang tertular dari makanan berupa daging. Gejala klinis yang muncul yakni mual serta muntah-muntah.Apabila seseorang mengalami ketiga gejala tersebut maka disarankan untuk segera memeriksakannya ke dokter atau puskesmas terdekat. "Kalau muncul gejala itu, sebaiknya segera ditangani. Jangan pikirkan dulu masalah biaya," imbuhnya. (sumber: suaramerdeka.com)

****
Sudah siap mau merayakan Hari Raya Idul Adha? Kalau begitu Selamat Merayakannya!!!! Semoga sedikit tips ini dapat bermanfaat.@ alit-2008

Senin, 01 Desember 2008

Beragam Hal Tentang HIV/AIDS

Tahun 2020, HIV Diprediksi Capai 2 Juta Kasus

JIMBARAN - Kasus HIV dan AIDS pada tahun 2020 diprediksi melonjak menjadi 2 juta kasus. Sekitar 80 persen di antaranya menimpa kaum laki-laki.

"Dari kajian epidemologis yang kami lakukan, sampai 2020 proporsi terbesar yang paling banyak menyumbang penyebaran virus dalam epidemi HIV adalah laki-laki," jelas Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional Nafsiah Mboi di sela-sela pertemuan regional penanggulangan HIV di Hotel Goodway Jimbaran Bali, Senin (21/7/2008).

Laki-laki yang hobi "jajan" atau menjadi pelanggan penjaja seks, kata Nafsiah, menjadi penyumbang virus terbesar. Populasi rentan lainnya adalah laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan laki-laki, atau biasa disebut homo seksual. Terakhir, para pengguna narkoba suntik yang saat ini masih didominasi kaum laki-laki.

"Saat ini hanya 17 persen dari pengguna narkoba suntik adalah perempuan. Sebagian besar adalah laki-laki," jelas Nafsiah.

Sementara itu, sekitar 20 persen dari infeksi HIV tersebut diperkirakan akan menimpa kalangan pekerja seks dan ibu rumah tangga. Nafsiah justru mengkhawatirkan penularan lebih banyak kepada kalangan ibu rumah tangga, karena kebanyakan suami secara sembunyi-sembunyi melakukan hubungan seks di luar rumah dan tidak mau menggunakan kondom ketika berhubungan dengan istri

Untuk mengantisipasi penularan yang makin tak terkendali, Nafsiah menilai penmting untuk memulai kampanye penyelamatan terhadap kaum laki-laki. "Kalau laki-laki tidak mengubah perilakunya, maka 80 persen yang terinfeksi HIV adalah kaum laki-laki, baik yang jadi pelanggan penjaja seks, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, atau laki-laki pengguna narkoba suntik," Nafsiah mengingatkan.

Berdasarkan data KPA Nasional, total kasus HIV/AIDS yang dilaporkan saat ini encapai sekitar 20.000 kasus. Sementara berdasarkan kajian epidemologis, total kasus HIV/AIDS saat ini diperkirakan telah mencapai 200.000 kasus.

"Ini adalah PR (pekerjaan rumah) kita untuk bisa membongkar fenomena gunung es ini. Masih banyak sekali kasus yang belum bisa diungkap," tegas Nafsiah.

95 Persen HIV Menular Lewat Jarum Suntik

SERANG, SENIN - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) terus berupaya menekan angka penularan HIV/AIDS, yang 95 persen di antaranya menular melalui narkotika dengan jarum suntik.

"Angka penderita HIV/AIDS di Provinsi Banten pada 2008 mencapai 1.271 orang, dan 42 orang di antaranya meninggal dunia," kata Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah pada talk show tentang HIV/AIDS dalam memperingati Hari AIDS se-Dunia di Serang, Senin.

Menurut dia, untuk menekan tingginya angka penderita HIV/AIDS di Banten pihaknya melalui Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Daerah terus berupaya melakukan pembinaan terhadap warga binaan.
Selain itu, juga memberikan pelayanan akses langsung ke rumah sakit yang telah ditunjuk untuk merawat pasien penderita HIV/AIDS yakni Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang, RSU Kabupaten Serang dan RS Qadr di Tangerang dengan membentuk tim visiting.

Juga ada tujuh puskesmas di Banten yang dijadikan klinik Methadone yang akan memberikan pelayanan terapi methadone bagi para pecandu narkoba, serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menghindari penyakit infeksi menular seksual (IMS) lainnya yang disebabkan akibat hubungan seksual yang tidak aman dan berganti-ganti pasangan.

Program Officer KPA Provinsi Banten Arif Mulyawan mengatakan 59 persen dari sekitar 1.271 kasus penderita HIV/AIDS di Banten penularannya melalui pengguna narkotika yang memakai jarum suntik.

Sedangkan lainnya penularannya di antaranya melalui hubungan seks dan sebagainya. Ia menyebutkan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang merupakan dua daerah yang paling banyak ditemukan penderita HIV/AIDS.

Arief mengatakan sarana untuk menangani korban kecanduan narkotik dan zat adiktif itu akan dioperasikan di enam puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang, dan satu di RSUD Tangerang.

Enam puskesmas yang akan dilengkapi Klinik Metadon yakni Puskesmas Ciputat, Cipondoh, Cibodas Sari, Karawaci Tengah, Ciledug dan Puskesmas Serang Kota.

Sampai sekarang jumlah pecandu narkotika yang memakai jarum suntik di wilayah Banten sekitar 3.000 orang. (KOMPAS, 1 Desember 2008)

Setiap Satu Jam, Satu Pemuda Terjangkit AIDS

Setiap satu jam, seorang pemuda di Indonesia terjangkit HIV. Demikian menurut data Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Sementara itu, berdasarkan data Departemen Kesehatan RI, hingga September 2008 tercatat 21.151 orang Indonesia telah terinfeksi HIV, 15.136 orang berada dalam fase AIDS, sebanyak 54,3 persen di antaranya adalah kaum muda usia 15-29 tahun."Persentase kaum muda dengan HIV/AAIDS itu mengingatkan kita untuk segera bertindak guna menyelamatkan generasi penerus kita. Namun, bukan berarti kampanye kondom di kampus itu untuk melegalkan hubungan seks di luar nikah, intinya memberi informasi yang benar kepada generasi muda terhadap perilaku seksual beresiko," ujar Ketua KPAN Aburizal Bakrie seusai membuka Konferensi Kondom di JW Marriot, Jakarta, Senin (1/12).

Menurut Sekretaris KPAN Nafsiah Mboi, penularan virus HIV melalui hubungan seksual beresiko di Indonesia cukup tinggi, yakni sekitar 50,2 persen.

Ia juga menjelaskan tiga langkah pencegahan infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV dan pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan. Ketiga langkah itu dikenal dengan A,B,C, yakni absyinence dengan berpantang melakukan hubungan seks sebelum menikah, be faithful dengan saling setia kepada pasangan, dan condom yang digunakan pada setiap hubungan seksual yang beresiko kehamilan tak direncanakan. "Penggunaan kondom ini yang paling perlu disosialisasikan. Ini tak hanya sekadar angka, tetapi juga fakta di lapangan bisa lebih lagi," ujarnya.

Sementara itu, menurut Country Director DKT Indonesia Todd Calahan, di Indonesia hubungan seksual di luar nikah itu sudah fakta di lapangan. "Melihat fakta tersebut, penggunaan kondom seharusnya digalakkan lagi, mengingat peredaran kondom di Indonesia hanya sekitar 100 juta dalam setahun, angka ini termasuk rendah. Tingkat penggunaan kondom yang relatif rendah ini karena lingkungan sosial yang masih belum sepenuhnya mendukung penggunaan kondom," kata Todd.

Sementara itu, gabungan tujuh perusahaan besar dalam Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) telah melakukan beberapa upaya sosialisasi, seperti memasukkan isu AIDS dalam kurikulum di 10 SMP dan 10 SMU di Surabaya. "Kami juga sosialisasikan bagaimana pendidikan seks yang sehat pada usia remaja. Maka bentuk informasinya juga yang mengena untuk seusia mereka," ujar Shinta Widjaya Kamdani dari IBCA.( KOMPAS, 1Desember 2008)

Awas... HIV di Kalangan Remaja

Sebanyak 74 remaja di Kalimantan Barat positif mengidap virus HIV. Sebanyak 23 yang lainnya bahkan sudah terinfeksi AIDS.

"Ini menunjukkan bahwa harus ada penanganan serius terhadap HIV/AIDS, karena jumlah yang belum terungkap juga masih banyak lagi," kata aktivis LSM Global Fund AIDS, Tubercolosis, dan Malaria Kalbar, Rizal Ardiansyah di Pontianak, Kamis (20/11).

Menurut dia, sejak ditemukan 1993 lalu hingga Oktober 2008, jumlah warga Kalbar yang positif terinfeksi HIV mencapai 1.606 orang dan AIDS 915 orang.

Sebanyak 244 orang diantaranya telah meninggal dunia. "Kehadiran Voluntary Counselling and Testing (VCT) sangat membantu membongkar fenomena gunung es HIV/AIDS di Kalbar," kata Rizal.

Kota Pontianak memiliki jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak, yaitu 732 orang HIV positif dan 548 orang AIDS dengan 99 orang meninggal dunia. Sedangkan Kabupaten Kapuas Hulu memiliki jumlah pengidap terendah, yaitu hanya 13 orang yang terdeteksi HIV positif, dan tujuh orang meninggal dunia akibat virus mematikan itu.

Untuk mengungkap kasus HIV/AIDS di Kalbar, lanjut Rizal, pihaknya membentuk Voluntary Counselling and Testing di sejumlah kabupaten dan kota. Pihaknya juga telah membentuk VCT mobile.

"Untuk menjangkau daerah-daerah terpencil, pedalaman dan perbatasan, kami operasikan VCT mobile. Gerakan ini sudah menunjukan hasil dan masyarakat mulai sadar untuk memeriksakan dirinya," paparnya.

Rizal juga menerangkan, orang yang melakukan hubungan seksual berisiko, pernah menerima transfusi darah, pengguna narkoba suntik, atau yang mengalami infeksi seksual berulang, sebaiknya melakukan VCT.

Hingga 2008, Kalbar memiliki sembilan VCT yang terletak di rumah sakit, di antaranya Klinik Melati di RSUD Soedarso dan Klinik Lazarus di RSU St Antonius.

Selain itu, VCT juga dibentuk dengan berbasis kelompok masyarakat, seperti Puskesmas Pemangkat di Kabupaten Sambas. Bahkan sekarang ini sudah tersedia VCT mobile.(KOMPAS, 20 November 2008)

Ternyata Remaja Kita....

Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja dalam urusan seks. Seperti hasil survei Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15 - 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, September 2004. Hasilnya, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13-15 tahun. Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%).

Penelitian mutakhir dilakukan oleh Dr Rita Damayanti saat meraih program doktoralnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Ia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA atau yang sederajat di Jakarta, tahun 2007 lalu. Hasilnya, sekitar 5% pelajar telah melakukan perilaku seks pranikah.(penapendidikan.com, 02/04/08)

Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam perubahan perilaku remaja dalam urusan seks adalah masuknya budaya barat ke negara berkembang seperti Indonesia. Banyaknya media remaja yang getol menyajikan budaya Barat semakin mendekatkan remaja pada kehidupan serba boleh (permissif ) alias bebas berbuat selama tidak ada orang lain yang terganggu. Termasuk dalam urusan seks.

Karena di beberapa negara Barat, perilaku seks bebas remaja memang tinggi sekali. Pitchkal (2002) melaporkan bahwa di AS, 25% anak perempuan berusia 15 tahun dan 30% anak laki-laki usia 15 tahun telah berhubungan intim. Di Inggris, lebih dari 20% anak perempuan berusia 14 tahun rata-rata telah berhubungan seks dengan tiga laki-laki. Di Spanyol, dalam survei yang dilakukan tahun 2003, 94,1% pria hilang keperjakaannya pada usia 18 tahun dan 93,4% wanita hilang keperawanannya pada usia 19 tahun. (Iwan Januar, ’Sex Before Married?’, 2007).

Sikap permissif remaja dalam urusan seks juga dikampanyekan oleh film-film remaja produksi luar negeri. Seperti film American Pie. Film ini dengan gamblang mengupas budaya mesum di kalangan remaja amerika. Mulai dari perilaku anak perempuan yang doyan mengekspos daya tarik seksualnya, cara berpikir mayoritas remaja yang beorientasi seks, hingga ’perjuangan’ untuk melepaskan keperjakaan atau keperawanan saat prom night. Dan buruknya, kampanye budaya mesum secara terselubung juga sering dipertunjukkan melalui tayangan sinetron remaja atau film layar lebar produksi lokal.

Otomatis, remaja Indonesia ikut-ikutan membeo. Dr Rita Damayanti mengatakan, perilaku permisif remaja dalam masalah seks berawal dari proses pacaran. Masuknya budaya luar lewat hiburan, menyebabkan remaja kian bebas dalam berpacaran. Berdasarkan penelitiannya, perilaku remaja laki-laki menjadi jauh lebih agresif dibandingkan dengan remaja perempuan. Mereka tak hanya terbiasa dengan ciuman bibir, tapi sudah berani melakukan hal-hal yang lebih jauh, mulai dari meraba dada, hingga akhirnya melakukan seks pranikah.(dunia.pelajar-islam.or.id)

Maka tidak lagi mengherankan kalau saat ini jumlah penderita HIV/AIDS meningkat tajam, mengingat penyebaran melalui jarum suntik secara bergantian tidak menjadi penyebab satu-satunya. Hubungan seks yang cenderung bebas sebebas-bebasnya juga bisa menjadi pemicu utamanya. Mungkin pendekatan secara agama sudah saatnya dilakukan sekarang ini. Bagi yang beragama Kristen, Hindhu maupun Budha pasti punya cara-caranya sendiri, sementara untuk yang beragama Islam-karena saya sendiri beragama Islam-mungkin ada suatu cara khusus yang patut dilakukan perlu dibahas tuntas. Berikut ada sebuah program Kampanye No Free Sex, No Drug yang mungkin bisa jadi bahan kajian di sini:

Selamatkan Remaja Muslim

Menurut dr Faizah Ar-Rosyidah, S.Ked., AIDS adalah penyakit perilaku, sehingga untuk mengatasinya cara yang paling efektif adalah memperbaiki perilaku, tentunya sesuai dengan agama Islam perbaikan itu harus dilakukan dengan syariat Islam. Perlu digarisbawahi adalah maraknya program-program pemberantasan AIDS dari beberapa LSM bahkan dilembagai oleh pemerintah sendiri yang justru menyesatkan. Alih-alih mengajarkan tentang berperilaku benar, program ini memberi fasilitas pada seks bebas dengan pembagian kondom gratis, jarum suntik gratis, hingga yang paling kontroversi belakangan adalah adanya ATM kondom

Awalnya memang baik kita diajari untuk menjaga diri dari perilaku bebas, namun opsi selanjutnya ditambahkan bahwa jika kita tak mampu menahan gejolak itu maklum lah namanya juga masih puber ya kalau tidak tahan ya cobalah setia dengan pasangan kita, tapi sangat lucu saat point yang diberikan pada pelajar SMP bahwa kita harus setia dengan pasangan kita, yang notabene pelajar SMP tidak mungkin ada yang sudah berumah tangga, sehingga pasangan yang dimaksud dalam point ini tentunya yang dimaksud adalah tentu saja pacarnya. Oh iya saya setia dengan pacar saya si A kemudian putus lalu saya dengan si B oh..saya setia dengan si B, putus lagi dan seterusnya ya memang bener setia tapi gonta-ganti sama saja” jelas dr. Faizah disambut gelak peserta seminar. “Kalau masih gak bisa juga setia gak papa masih ada solusi lain yaitu dengan kondom, bahkan kondom dibagikan gratis, malu beli kondom diberikan pula ATM kondom, sehingga jelas bahwa bukannya memperbaiki perilaku yang ada malah memberi fasilitas pada kerusakan tambah dokter Faizah. Beliau memberikan penjelasan tambahan tentang bagaimana Islam mengatur pergaulan pria dan wanita sebagai bentuk aturan yang baik bagi manusia.

Menurut Ustadz Hisyam Hidayat dari DPD HTI, yang menyebabkan penyakit perilaku tersebut, tak lain adalah sistem sekulerisme yang melingkupi negeri ini bahkan dunia secara global. Konsep HAM yaitu freedom yang digembor-gemborkan bahwa hak pribadi seseorang apakah dia ingin berperilaku bebas atau tidak, karena memang aturanya freedom dalam segala hal. Buktinya polisi tidak akan menindak seseorang yang melakukan hubungan seks jika itu dilakukan suka sama suka tapi jika tidak baru orang tersebut dapat dikenai sanksi. Bahkan perzinaan bisa menjadi legal dengan surat-surat dan pembayaran pajak seperti lokalisasi Dolly (lokalisasi WTS di Surabaya-red), bahkan pajaknya gak sedikit”, jelas Ustadz Hisyam. Oleh karena itu, pemberantasan AIDS secara optimal adalah secara sistemik, yaitu mengintegrasikan syariah dalam kehidupan bernegara. Hal ini karena Islam adalah sebuah sistem yang lengkap, yang menjaga umat manusia. “Selain memberlakukan syariah Islam secara kaffah, perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tata cara bergaul Islami sehingga tumbuh kesadaran dalam diri mereka bukan hanya karena takut kepada sanksi”, jelas Ustadz Hisyam. (if, sby. syariahpublications.com)

Pendeknya, Pemerintah memang tidak punya kewajiban untuk melindungi warga negaranya yang non muslim yang mungkin saja merasa keberatan untuk menjalankan 'aturan-aturan Hukum Islam', namun demikian Pemerintah hendaknya tidak sampai melupakan hak-hak umat Muslim untuk menegakkan syariat agamanya sendiri. Mereka juga berhak untuk melaksanakan syariat agamanya dan melupakan saja aturan-aturan hukum yang sekuler yang mungkin menjadi pilihan bagi umat agama lain untuk diikuti secara bebas. Itu sepenuhnya hak mereka, tapi bukan diperuntukkan bagi umat Islam. Dalam hal ini mungkin Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa turut andil mengeluarkan fatwa larangan 'berpacaran' dikalangan umat Muslim sebagaimana MUI selama ini sanggup mengeluarkan fatwa-fatwa tentang larangan memakan daging babi khusus bagi umat Islam.@

Alit

Buang Obat di Mana?

ImageKotak P3K menjadi andalan kita ketika mendadak ada anggota keluarga yang sakit. Tapi ingat, sesekali longok semua tanggal kedaluwarsanya. Singkirkan juga obat-obatan yang tidak lagi dipakai.

Membuang obat-obat ini jangan sembarangan. Jika Anda terbiasa membuangnya di toilet, hentikan sekarang juga. Cara ini memang mujarab menghindari penjualan kembali obat-obatan palsu oleh tangan tak bertanggung jawab. Tapi harus disadari juga, obat-obatan ini akan bermuara di perairan lepas, baik di sungai atau laut.

Para ilmuwan menemukan, bahwa penghuni air (khususnya ikan dan katak) memiliki kekebalan tinggi akibat 'mengonsumsi' antibiotik. Ini artinya jika manusia memakan ikan itu, otomatis tubuh manusia juga akan memiliki resistensi tinggi terhadap bakteri.

Untuk itu, cobalah mulai saat ini membuang obat di tempat sampah. Hindari kemungkinan disalahgunakan, dengan membuang isinya (untuk obat sirup), atau hancurkan (untuk jenis pil), dan buka kapsulnya (untuk obat kapsul).yhg/esi

sumber:
www.surya.co.id