Kamis, 16 Oktober 2008

Digempur Laba-laba Asing

LONDON - Inggris diserbu. Sekawanan "pasukan asing" sudah masuk ke negara David Beckham itu dan menakut-nakuti warga. Sejauh ini, serangan tersebut baru memasuki wilayah sekitar pelabuhan di selatan negeri monarki konstitusional itu. Tapi, bukan tak mungkin, kata para ahli, beberapa tahun ke depan mereka akan membangun koloni dan menyebar lebih jauh ke wilayah lain.

Jangan salah, bukan tentara beneran yang menyerbu Inggris itu. Tetapi, laba-laba yang sebagian beracun. Berbagai jenis laba-laba tersebut masuk Inggris dengan membonceng tanaman-tanaman eksotik, buah-buahan, serta bahan bangunan impor.

Para laba-laba itu sudah menyebar di negeri Ratu Elizabeth dalam jumlah yang mengkhawatirkan. Apalagi, karena suhu udara semakin naik setelah musim dingin, mereka semakin cepat berkembang biak. Buktinya sudah bisa dilihat pada membanjirnya telepon dari ibu-ibu rumah tangga yang melihat binatang menakutkan tersebut di kebun atau di dalam rumah mereka. Bahkan, Museum Sejarah Inggris sampai menyediakan forum online agar siapa saja bisa mem-posting gambar laba-laba yang tak mereka kenali.

"Sementara ini, spesies yang sudah diketahui, tak semuanya berbisa. Tapi, tak ada alasan bagi para laba-laba itu untuk tak menjadikan Inggris sebagai rumah mereka," ujar Stuart Hine, kepala Pelayanan Identifikasi Serangga dari Museum Sejarah Alam, Inggris, kepada The Independent.

Menurut para ahli, sepanjang sejarah Inggris, memang belum ada korban meninggal karena sengatan laba-laba. Tapi, warga Inggris tetap harus waspada karena sekarang ada beberapa jenis laba-laba yang gigitannya seberbahaya gigitan lebah. Artinya, kadar racun dalam gigitannya sangat tinggi. Misalnya, laba-laba berjenis paykulliana asal Eropa Selatan, Asia Barat, dan Afrika Utara. Paykulliana masih satu keluarga besar dengan black widow, laba-laba paling berbahaya di dunia. (ape/ttg)

SUMBER: jawapos.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar